Akhir akhir ini Monumen Gunung Lengis menjadi perbincangan hangat baik di media cetak maupun online. Hal ini tidak lepas dari persoalan munculnya gagasan didirikannya Stadion Gresik oleh Pemkab Gresik sehingga terpaksa bangunan Monumen posisinya digeser lebih ke depan dari posisi semula. Sekalipun dibongkarnya munumen untuk dipindahposisikan dengan janji Pemkab untuk dibuat lebih baik lagi tanpa mengurangi bentuk asal, bahkan dikembangkan untuk ditambahkan lima patung pahlawan Gresik sehingga tampak lebih megah. Tetapi karena kurangnya sosialisasi sehingga terjadi salah tafsir didalam masyarakat.
Perjalanan Sejarah dan Budaya Kota Lama Gresik Yang Pernah Dikenal Dunia
Rabu, 27 November 2013
Jumat, 12 Juli 2013
FESTIVAL DAMAR KURUNG DAN LAMPION NUSANTARA 2013
Masmundari tokoh fenomenal pelukis Damar Kurung yang tersohor pada masanya. Nama Masmundari Sangat melekat dengan Damar Kurung. Aktivitas yang diyakininya sejak muda hingga akhir hayatnya, sebagai penerus kreasi leluhurnya: menggambar damar kurung. Pada sosoknya, merentang usia tradisi seni berumur ratusan tahun yang nyaris punah., tetap diyakini dan dihidupi. Masmundari melukis keempat sisi damar kurung dengan pelbagai kisah yang direkamnya. Memasang damar kurung selama masa puasa menjadi tradisi masyarakat di kawasan Tlogo Pojok Gresik.
Minggu, 09 Juni 2013
Festival Gresik Djaman Doeloe II - 2013 Tanggal 5 dan 6 Juli 2013
Jumat, 12 Oktober 2012
Temu Pusaka Indonesia 2012 di Surabaya
Pusaka Rakyat, Pelestarian Kampung beserta Lingkungan dan Budayanya
Sahabat pelestari dan pencinta pusaka Indonesia,
Menjelang asta warsa, delapan tahun berdirinya BPPI semenjak 17 Agustus 2004 silam; masih segar dalam ingatan jejak asa kita bersama, jalinan gotong royong, jerih payah bahu membahu dan genggam jemari para sahabat dari berbagai daerah dan beragam organisasi/institusi untuk satukan tekad dan semangat mengawal kelestarian pusaka Indonesia dalam wadah BPPI. Sebagaimana tahun-tahun yang telah dilalui, maka tahun ini kembali kita akan mengadakan pertemuan tahunan "Temu Pusaka Indonesia" sebagai ajang tatap muka, saling berbagi pengalaman, dan mengurai berbagai permasalahan pelestarian guna mencari solusi bersama serta satukan ikrar untuk langkah-langkah lanjut ke depan.
Mari sesaat hentikan rutinitas masing-masing untuk berkumpul bersama pada tanggal 18-21 Oktober 2012 di Surabaya dalam "Temu Pusaka Indonesia 2012" yang kali ini mengusung tema "Pusaka Rakyat: Pelestarian Kampung beserta Lingkungan dan Budayanya".
Rabu, 29 Agustus 2012
Menelisik Eksotika Kota Gresik : Menikmati cultural heritage Indonesia di kampung Kemasan
Nama kota Gresik bagi sebagian orang mungkin terasa asing. Beberapa yang pernah mendengar nama kota ini pun mungkin tidak memiliki bayangan sama sekali dimana tepatnya kota tersebut di Peta Indonesia. Gresik merupakan salah satu Kota Kabupaten di Jawa Timur yang letaknya berdekatan dengan Kota Surabaya dan Lamongan. Pada dasarnya kota yang berslogan ‘Gresik Berhias Iman’ ini tidak terlalu diidentikkan dengan kota yang lazim untuk tujuan wisata, karena ‘label’ yang melekat pada kota ini lebih kepada ‘Kota Santri’. Dinamakan Kota Santri antara lain karena penduduknya mayoritas islam yang taat dan banyak berdiri pondok pesantren di kota Gresik , terlebih dua diantara sembilan wali penyebar agama islam, yaitu Maulana Malik Ibrahim dan Sunan Giri juga dimakamkan di kota ini.
Minggu, 01 Juli 2012
Revitalisasi Sunan Giri Diduga Merusak Situs
SURYA Online, GRESIK - Ketua Masyarakat Pecinta Sejarah dan Budaya Kris
Adji AW menilai revitalisasi Komplek Makam Sunan Giri telah merusak situs
sejarah. Lantaran, anak tangga menuju Makan Sunan Giri diuruk oleh kontraktor,
bahkan ada anak tangga yang rusak.
"Semua bangunan yang ada disekitar Makam Sunan Giri adalah situs bersejarah, setiap bangunan ada makna filosofisnya," kata Kris saat ditemui wartawan Surya Online, di rumahnya, di Gresik, Rabu (27/6/2012).
"Semua bangunan yang ada disekitar Makam Sunan Giri adalah situs bersejarah, setiap bangunan ada makna filosofisnya," kata Kris saat ditemui wartawan Surya Online, di rumahnya, di Gresik, Rabu (27/6/2012).
Minggu, 24 Juni 2012
Koes Plus ramaikan festival "Gresik Djaman Doeloe"??
Gresik - Grup musik legendaris Koes Ploes akan menyemarakkan festival "Gresik Djaman Doeloe" yang digelar pemkab setempat pada 14-17 Juni.
Kepala Bagian Humas Pemkab Gresik, Andhy Hendro Wijaya, Jumat, mengatakan, festival yang pertama kali digelar di Gresik itu bertujuan menarik wisatawan serta memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2012.
"Ini merupakan festival budaya yang pertama kali digelar di Kabupaten Gresik, dan mencontoh festival budaya yang sudah ada di berbagai daerah, seperti di Malang dengan festival "Malang Tempo Doeloe" dan Surabaya dengan "Surabaya Urban Culture".
Kepala Bagian Humas Pemkab Gresik, Andhy Hendro Wijaya, Jumat, mengatakan, festival yang pertama kali digelar di Gresik itu bertujuan menarik wisatawan serta memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2012.
"Ini merupakan festival budaya yang pertama kali digelar di Kabupaten Gresik, dan mencontoh festival budaya yang sudah ada di berbagai daerah, seperti di Malang dengan festival "Malang Tempo Doeloe" dan Surabaya dengan "Surabaya Urban Culture".
Langganan:
Postingan (Atom)



