Jumat, 12 Juli 2013

FESTIVAL DAMAR KURUNG DAN LAMPION NUSANTARA 2013

Masmundari tokoh fenomenal pelukis Damar Kurung yang tersohor pada masanya. Nama Masmundari Sangat melekat dengan Damar Kurung. Aktivitas yang diyakininya sejak muda hingga akhir hayatnya, sebagai penerus kreasi leluhurnya: menggambar damar kurung. Pada sosoknya, merentang usia tradisi seni berumur ratusan tahun yang nyaris punah., tetap diyakini dan dihidupi. Masmundari melukis keempat sisi damar kurung dengan pelbagai kisah yang direkamnya. Memasang damar kurung selama masa puasa menjadi tradisi masyarakat di kawasan Tlogo Pojok Gresik.
Kerudung lampu itu dilukis dengan indah dan dipasang orang yang punya hajatan untuk menghiasi rumah, jalan, sebagai petunjuk jalan bagi para tamu. Sebagian besar lukisannya berkisah tentang manusia dan kegiatannya: wayang, hikayat Anglingdarma, kesibukan di pesisir, ombak laut, dan pohon-pohon menjadi tema yang sering diangkat. Dari banyak tema itu orang paling ingat pada lukisan tentang perempuan terbang Imajinasi Masmundari sering terbang jauh dan tinggi yang sulit dijangkau orang seusianya. 

 Aneka gambar yang terlukis pada lembaran kertas damar kurung mempunyai fungsi yang hampir setara dengan relief-relief dan patung-patung pada candi Budha dan Hindu yang terdapat di Pulau Jawa. Anak-anak di Gresik sebelumnya juga sempat digalakkan oleh pemerintah kabupaten setempat untuk melukis dengan gaya damar kurung hingga akhirnya ciri lukisan Masmundari identik dengan ciri khas Kota Gresik. Lampion damar kurung karya Masmundari lalu ada yang terbuat dari serat kaca dengan tulang kayu, termasuk juga gaya lukisan damar kurung yang sudah dikemas seperti lukisan umumnya. 

Namun, seiring berjalannya waktu, Damar Kurung kian meredup bersama setelah sepeninggal Sang Maestro Masmundari. Sejalan dengan hal tersebut Festival Damar Kurung dan Lampion Nusantara hadir memberi angin segar untuk terus melestarikan warisan budaya Indonesia ini. 

Sejak tahun 2012, komunitas ASSIK yang mewadahi pengrajin dan penjual souvenir Gresik menggagas untuk diadakannya kegiatan Festival 1001 Damar Kurung. Tahun 2012 adalah tonggak sejarah lahirnya Festival 1001 Damar Kurung yang mampu menyedot ribuan orang untuk turut hadir dan menjadi saksi atas keberlanjutan euforia Damar Kurung di Gresik untuk menyambut bulan Ramadhan. 

Festival Damar Kurung dan Lampion Nusantara adalah sebuah upaya untuk melestarikan kesenian tradisional pesisir Kota Gresik yang terancam punah, serta memperkuat identitas dan jati diri budaya khas daerah dengan kegiatan kreatif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui ekonomi kreatif yang berbasis kearifan lokal. 

Kegiatan ini awalnya digagas oleh Komunitas ASSIK, sekumpulan anak muda yang memiliki usaha kerajinan dan souvenir pariwisata di kota Gresik, yang pada awalnya bertujuan mempopulerkan kembali Kesenian Lukis Damar Kurung dengan sasaran audiens anak-anak TK, SD serta pelajar SMP. Namun seiring dengan perkembangan waktu, kiranya banyak hal yang harus dikembangkan. untuk itu, perlu adanya kerja sama dengan beberapa komunitas serta elemen masyarakat lainnya guna mendukung pencapaian tujuan project ini.  

TEMA DAN KONSEP 
 Memasuki tahun penyelenggaraan ke-2 Festival Damar Kurung dan Lampion Nusantara tahun ini akan kembali menyapa masyarakat Gresik dengan mengusung tema “ Eksplorasi Damar Kurung dan Keragaman Seni Lampion Nusantara” . Kegiatan Festival Damar Kurung dan Lampion Nusantara tahun ini akan melibatkan sekitar 400 lebih Damar Kurung Gresik dan lampion dari beberapa daerah di Pulau Jawa. 

Berbeda dengan tahun sebelumnya yang hanya diselenggarakan 1 malam saja, tahun ini akan diperpanjang hingga 3 malam, sehingga memungkinkan pengunjung dari luar daerah akan hadir menyaksikan langsung kegiatan ini. 

GELAR KARYA DAN DIALOG BUDAYA 
Demi meningkatkan kualitas penyelenggaraan Festival Damar Kurung dan Lampion Nusantara tahun ini, panitia akan menggelar serangkaian penampilan kesenian Pencak Macan dan tari Budaya Gresik, Pameran Foto Gresik Djaman Doeloe, Pameran Lukisan Damar Kurung, serta dialog budaya mengenai sejarah asal-usul tradisi Damar kurung dengan narasumber terkait (direncanakan oleh: DR.Ika Ismurdyahwati, ITB,Penulis Buku Damar Kurung). Selain itu akan ada parade kostum carnival Gresik dan pemutaran video dokumenter pelukis Damar kurung legendaris Alm. Masmundari. 

Terdapat beberapa hal yang cukup membedakan kegiatan Festival ini dengan tahun penyelenggaraan sebelumnya adalah diadakannya kegiatan PraAcara yang digelar beberapa minggu sebelumnya dan terintegrasi dengan Festival Damar Kurung dan Lampion Nusantara ini. 

PASAR PRODUK EKONOMI KREATIF 
Kegiatan ini juga memiliki misi untuk memperkenalkan produk-produk Ekonomi Kreatif dan Kerajinan Rakyat Gresik yang digelar dalam Pasar Souvenir , Kerajinan Rakyat, Kuliner Gresik dan Local Clothing. Panitia menyediakan sekitar 30 lebih stan untuk kegiatan ini. 

Selain menjadi ajang promosi Pariwisata yang seluas-luasnya, diharapkan kegiatan ini juga mampu menjadi simultan untuk membangkitkan kesejahteraan ekonomi rakyat melalui industri kreatif berbasis kearifan lokal.

CONTAC PERSON PANITIA :
Novan : 082132234999 / 083831419989
Robi : 085645345713
Roem : 081223456192

2 komentar:

  1. wah pasti asik nih acaranya, apalagi pamerannya di gelar malam hari, lampu damar kurung yang menyala membuat suasana jadi meriah..

    Selamat dan sukses buat acaranya

    BalasHapus
  2. sosok pelukis DAMAR KURUNG yang bisa menjadi semangat remaja untuk berkreasi.

    semoga acaranya lancar dan sukses.

    BalasHapus

Bagaimana komentar/tanggapan anda?