Minggu, 19 Desember 2010

Agenda CULTURAL TRIP TO GRISSEE!


4-6 Februari 2011
Agenda CULTURAL TRIP TO GRISSEE!

Orang-orang Cina yang pernah datang ke kota ini sebelum tahun 1400 SM memberikan nama bagi kota bandar ini dengan nama T’se Ts’un. Sedangkan orang pribumi menyebutnya Kersik. Orang Arab menyebutnya Qorrosyaik. Orang Portugis, Agaze. Orang Eropa lainnya, Gerrici. Ada juga yang menyebutnya Gerwarase, Grisick, Grasik, Grissee atau Giri-Geresik. Gresik memang sudah dikenal sejak abad ke-11 ketika tumbuh menjadi pusat perdagangan tidak saja antar pulau, tetapi sudah meluas ke berbagai Negara. Lokasinya yang strategis sebagai kota pesisir memosisikan Gresik sebagai kota yang menonjol dalam percaturan sejarah, terutama sejak berkembangnya agama Islam di tanah Jawa. Sebagai kota tua, Gresik menyimpan beribu kisah. Yuk, kita sama-sama telusuri jejak keemasan kota ini!

AGENDA CULTURAL TRIP :
• Menjelajah Heritage Trail
Peserta akan diajak berjalan kaki menelusuri heritage trail melewati kawasan perkampungan tradisional yang masih asli, lengkap dengan kekhasan arsitekturnya yang mencerminkan karakteristik masyarakat pesisir Gresik yang terbuka dengan keragaman. Heritage trail meliputi :
- Kampung Kolonial
- Kampung Pecinan
- Kampung Arab & Melayu
- Kampung Peranakan
- Kampung Pribumi

• Menapak Tilas Jejak Islam Masa Lalu
Melewati beberapa situs relijius seperti Makam Maulana Malik Ibrahim sehingga peserta dapat memiliki gambaran lebih utuh tentang warisan sejarah Gresik.

• Menonton Pertunjukan di Perkampungan Nelayan Lumpur
Peserta akan menjadi bagian dari masyarakat pesisir yang berjantung di kampung bernama Lumpur. Disinilah beberapa kesenian asli masih kerap digelar. Di perkampungan ini, para peserta akan membaur dengan komunitas nelayan yang dinamis. Kesenian langka khas rakyat yang akan digelar antara lain :
- Pencak Macan
- Macapat Pesisiran
- Dll.

• Serba-serbi Kuliner Khas Gresik
Gresik adalah surga bagi para petualang kuliner. Banyak produk kuliner asal kota ini yang belum populer ke khalayak umum diluar Gresik. Peserta akan diajak mencicipi serba-serbi kuliner khas Gresik. Antara lain :
- Mengunjungi rumah pembuatan otak-otak bandeng
- Mengunjungi rumah pembuatan pudak
- Wisata kuliner mencicipi eksotika kuliner Gresik seperti sega rooma, sega menir, jobong, gajih pinggir, hariza, kopi kopyok dan lain-lain, terutama yang belum populer di kalangan luas.

• Melihat Kerajinan Rakyat & Berbelanja Oleh-oleh Langsung dari Pengrajin
Tak boleh dilewatkan adalah oleh-oleh khas Gresik. Peserta dapat memesan oleh-oleh untuk dibawa pulang. Selain kesenian rakyat yang unik seperti lukisan damarkurung, sebagai kota niaga yang mayoritas muslim, industri rakyat yang tumbuh subur adalah kerajinan yang berhubungan dengan reliji. Kunjungan antara lain ke :
- Pengrajin lukisan damarkurung.
- Pabrik songkok/kopiah. Songkok buatan pengrajin Gresik amat terkenal dan konon adalah yang terbaik di dunia.
- Rumah pengrajin mukenah.

PENDAFTARAN
Eko 021-60306373 / 0818-720830
Batas akhir pendaftaran & pembayaran 25 januari 2011.

Sumber : www.journalbali.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bagaimana komentar/tanggapan anda?